STIT Islamiyah NTB Gelar Wisuda ke-IV Tahun 2025: Cetak Generasi Islami, Tangguh, dan Mandiri

Posted by:

Media STITI NTB, 04 Oktober 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Islamiyah Nusa Tenggara Barat sukses menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-IV Tahun Akademik 2025/2026 di Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (4/10/2025). Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan.

Kegiatan wisuda dibuka secara resmi oleh Ketua STIT Islamiyah NTB, Ibu Silvia Ariani, S.E., M.M., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara keilmuan, keimanan, dan kemandirian dalam membentuk karakter lulusan yang siap mengabdi di masyarakat.

“STIT Islamiyah NTB berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan mandiri dalam berkarya. Generasi Islami yang tangguh adalah mereka yang siap beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai keislamannya,” ujar Ketua Silvia dalam pidatonya.

Acara wisuda dihadiri oleh pimpinan yayasan, dosen, senat kampus, skretaris kopertais XIV Mataram, tokoh pendidikan, perwakilan pemerintah daerah, serta para orang tua wisudawan. Suasana haru dan bahagia menyelimuti ruangan Ballroom Hotel Aruna. sebanyak 42 wisudawan dan wisudawati secara resmi dikukuhkan sebagai sarjana pendidikan Islam.

Selain pengukuhan wisudawan, acara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik akademik, penampilan paduan suara mahasiswa, serta persembahan dari wisudawati lagu keramat sehingga membuat ruangan menjadi haru.

Dalam orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. H. Bustami Saladin, M.A, ditekankan bahwa dunia pendidikan Islam saat ini menghadapi tantangan besar di era digital, sehingga para lulusan dituntut untuk menjadi agen perubahan. Sehingga beliau menegaskan pentingnya membaca sebagai pintu peradaban Islam, sebagaimana wahyu pertama yang diturunkan kepada Rasulullah SAW.

“Perintah ‘Iqra’ bukan sekadar membaca teks, tetapi membaca realitas kehidupan, membaca tanda-tanda kebesaran Allah, serta memahami makna ilmu untuk kemaslahatan umat. Mahasiswa STIT Islamiyah NTB harus menjadi pembaca kehidupan yang kritis, kreatif, dan kontributif,” tegasnya.

Kesan dan Pesan: Doa untuk Orang Tua

Suasana haru terasa ketika perwakilan wisudawan menyampaikan kesan dan pesan atas perjalanan mereka menempuh pendidikan di kampus tercinta. Dengan mata berkaca-kaca, mereka mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada kedua orang tua yang telah berjuang tanpa lelah.

“Kami persembahkan toga ini untuk ayah dan ibu, yang telah mengorbankan segalanya demi masa depan kami. Doa dan air mata mereka adalah kekuatan yang mengantarkan kami sampai di titik ini,” ungkap salah satu wisudawan terbaik.

Ucapan tersebut disambut tepuk tangan dan isak haru dari para hadirin, menambah kesan mendalam dalam momentum sakral wisuda kali ini.

Sekretaris Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah XIV Mataram (Prof. Dr. H. Nazar Na’amy, M.Si) dalam sambutannya mengapresiasi kemajuan STIT Islamiyah NTB yang terus bertransformasi menghadapi era digital.

“Kampus Islam harus mampu beradaptasi dengan era digital. Mahasiswa perlu menjadi pelopor dalam literasi digital, menguasai teknologi tanpa kehilangan jati diri keislaman. Tantangan zaman harus dihadapi dengan iman dan ilmu,” ujar perwakilan Kopertais.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan siap berkhidmat untuk umat.

Ketua Panitia Wisuda Muhammad Ali Yunus, S.Sos., M.Ag menyampaikan saat diwawancarai oleh salah satu media, bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan matang sebagai bentuk penghormatan kepada para lulusan yang telah menyelesaikan studinya dengan penuh perjuangan.

“Wisuda bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya dalam sambutan penutup.

Acara diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama keluarga wisudawan. Dengan terselenggaranya wisuda tahun ini, STIT Islamiyah NTB menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, tangguh menghadapi tantangan global, dan mandiri dalam mewujudkan masyarakat Islami yang berkemajuan.

“Semoga para lulusan STIT Islamiyah NTB menjadi pribadi yang membawa cahaya Islam di tengah masyarakat, mengamalkan ilmu dengan ikhlas, dan terus menginspirasi dengan karya nyata,” pungkas Ketua Silvia Ariani menutup acara.

0

Add a Comment