STIT Islamiyah NTB Sukses Gelar Wisuda Ke III

Posted by:

Lombok Utara – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Islamiyah Nusa Tengara Barat, Gangga Lombok Utara sukses menyelenggarakan prosesi wisuda Sarjana Strata Satu ke III. Wisuda kali ini dilaksanakan di Grand Legi Hotel Mataram, Sabtu (10/Agustus 2024).

Acara Wisuda STIT Islamiyah NTB turut dihadiri langsung oleh Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah XIV Mataram Prof. Dr. Nazar Na’amy, M.Si., Kemenag Lombok Utara Dr. H. Jalalussayuti, M.Pd dan Delegasi dari Bupati Lombok Utara serta Dr. Fahruddin, M.Pd (Sebagai Orasi).

Dalam sambutannya, Silvia Ariani, SE, MM. Ketua STIT Islamiyah NTB menyampaikan, acara wisuda diikuti oleh 40 wisudawan 16 Laki-laki dan 24 Perempuan.

“Selamat dan sukses kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil melewati perjuangan panjang, belajar selama 4 tahun atau lebih, diproses dengan ilmu, pelatihan praktek lapangan semuanya itu diharapkan menjadi bekal yang berguna bagi pengembangan diri saudara/i sekalian.” Ucap Ibu Silvia (Ketua STIT Islamiyah NTB).

‘Mahasiswa’ dan ‘sarjana’ adalah dua status yang berbeda. Dan dari perbedaan status tersebut, melekat peranan, hak dan tanggung jawab yang berbeda. Di lingkungan kerja pun, ketika Saudara menjadi bawahan atau atasan, sebagai karyawan atau pimpinan, di sini Saudara mengemban peranan yang berbeda lagi. Jadi, di sepanjang perjalanan hidup, kita akan memasuki lingkungan sosial yang berbeda-beda, memegang peranan yang berbeda-beda. Untuk bisa menempuh perjalanan tersebut dengan berhasil, kita perlu terus-menerus belajar (life-long learning). Tetapi ini saja tidak cukup, kita juga perlu terus-menerus mengembankan karakter.

“Semoga para wisudawan dapat melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi lagi dan semoga menjadi penggerak bagi kemajuan pendidikan di tempat masing masing. Belajarlah sepanjang hayat dimanapun kita berada, karena ilmu itu sejatinya kita sendiri yang akan menikmatinya, Jangan lupakan Almamater tercinta teruslah gali ilmu teknologi dan Agama, jadilah engkau insan-insan mulia penerus ulama’ dan pahlawan bangsa, raihlah cita-citamu yang mulia hasanah fidduniya hasanah fil akhirah.”, tutupnya.

Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah XIV Mataram Prof. Dr. Nazar Na’amy, M.Si. dalam sambutannya mengapresiasi sejumlah keberhasilan yang telah diperoleh STIT Islamiyah NTB beberapa tahun terakhir, baik dari bidang pengembangan SDM, dosen, penelitian, kerjasama, prestasi mahasiswa/dosen sehingga dapat melaksanakan prosesi wisuda hari ini. Hal ini menujukkan bahwa, STIT Islamiyah NTB mengalami perkembangan yang cukup cepat diwilayah Kopertis XIV Mataram.

Kepada semua wisudawan dan wisudawati, jangan lupa berterima kasih kepad guru-guru dan orang tua kalian, dan semoga dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, tutup Koordinator.

Orasi Ilmiah oleh Dr. Fahruddin, M.Pd dengan Tema Penguatan Kompetensi Pedagogik di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Dr. Fahruddin, M.Pd menyampaiakan bahwa kompetensi pedagogik sangat penting dimiliki oleh guru agar arah pembelajaran sejalan dengan tuntutan zaman. Artinya guru ikut andil dalam mendesain pembelajaran yang bisa memfasilitasi berbagai aspek perkembangan potensi dan kompetensi peserta didik, khususnya bagi peserta didik yang hidup di zaman generasi Alpha. Dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran, seorang guru menerapkan teori-teori belajar sesuai dengan perkembangan zaman dan ilmu teknologi serta tetap memelihara nilai – nilai karakter. Hal ini sejalan dengan Ki Hajar Dewantara “pedagogi” yaitu Momong, Among dan Ngemong yang berarti pendidikan adalah memelihara. Pendidikan adalah mendidik anak dalam dunia nilai. Kompetensi pedagogi juga dilihat dari keterampilan serta kreatifitas guru dalam mengelola pembelajaran, hal ini berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran. Oleh sebab itu Keterampilan pedagogik penting untuk dikembangkan. Keterampilan Pedagogik dapat dikembangkan dengan pengembangan pedagogik praktis, seperti : (1) Menganalisa Karakteristik dan pengembangan siswa potensial, (2) Memahami prinsip – prinsip pembelajaran teori dan belajar (3) kurikulum (4) Hasil pembelajaran (5) Evaluasi pembelajaran (6) Efektivitas Komunikasi (7) Desain pembelajaran yang kreatif (8) Memanfaatkan hasil penilaian proses pembelajaran (9) Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran (10) refleksi pembelajaran melalui PTK.

Pada kesempatan ini juga para wisudawan/i agar nantinya Ketika sudah menjadi guru yang professional dengan tetap memperhatikan kearifan lokal, seperti pesan Ki Hajar Dewantara. Artinya, meskipun pendidikan diselenggarakan secara dinamis mengikuti perkembangan zaman, namun tidak lepas dari kultur dan karakter masyarakat setempat. Setiap perubahan memberi peluang, tetapi juga memberi tantangan. Siapa yang bisa menghadapi tantangan dan menjadikan perubahan sebagai peluang, yang akan survive. 8 Begitu juga sebaliknya,mereka yang tidak bisa mengatasi tantangan yang diberikan oleh perubahan, akan terlindas oleh perubahan. Menghadapi era revolusi industri 4.0 dibutuhkan sikap yang kritis, kreatif, komuniktif, kolaboratif, toleran, jujur, tanggungjawab, dan disiplin. Sikap yang kritis akan menghasilkan kreatifitas, dan kreatifitas akan menghasilkan inovasi. Sikap kritis ini juga bagian penting dalam revolusi indusri. Revolusi industri sejak awal digerakan oleh sikap kritis dan kreatif. Dengan pertanyaan-pertanyaan cerdas, (what, how, why) lahirlah berbagai inovasi dalam dunia industri.

Terakhir Rapat senat terbuka wisuda program sarjana strata I (S-I) Ke III Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiayah (STIT) Islamiyah NTB ditutup dengan foto bersama.

0

Add a Comment